28 Maret 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dijual Berkali-kali, Bunga Disetubuhi Bergantian


Dijual Berkali-kali, Bunga Disetubuhi Bergantian
Tersangka persetubuhan dan trafficking anak di bawah umur WR (kiri) dalam penjagaan seorang polwan Polres Kutim di tengah pemeriksaan Polres Kutim. (KLIKSANGATTA/ARDAN)

KLIKSENDAWARFakta tentang kasus pencabulan terhadap bocah perempuan, sebut saja Bunga, pelajar SMP yang masih berusia 15 tahun, akhirnya terkuak, setelah Polres Kutai Timur (Kutim) melakukan penyelidikan.

Dalam keterangan pers di Markas Polres Kutim, Kamis, 21 April 2016, terungkap, Bunga mengaku disetubuhi secara bergantian oleh teman-teman tersangka dan dijual sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK). Padahal, bunga masih duduk di bangku kelas 3 SMP di salah satu sekolah di Sangatta.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Kutai Timur AKBP Anang Triwidiandoko, melalui PS Kasat Reskrim IPTU Abdul Rauf, “Dari pengakuan korban Bunga, terlapor atas inisial WR yang merupakan teman dekat korban sering mensetubuhi korban bahkan diperjualbelikan sebanyak 24 kali, dengan tarif Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta rupiah.”

Dari setiap transaksi, korban mendapatkan upah sebanyak Rp 100 ribu. “ Jadi selama korban bersama WR, korban tinggal di kos teman tersangka. Disitulah korban dibuat mabuk, hingga dipakai bergantian oleh teman tersangka,” ungkap Raup.

Bunga dalam keadaan tidak sadar karena dalam pengaruh minuman oplosan yang diracik dari dua jenis bahan yang mudah didapatkan, seperti minuman berenergi dan obat batuk.

Terbongkarnya kasus persetubuhan dan perdagangan anak ini bermula dari laporan orang tua korban pada tanggal 16 April 2016, bahwa anaknya sudah beberapa hari tidak pulang kerumah sejak tanggal 12 April 2016.



Reporter : Ahmad Ardan    Editor : Juna Basir



Comments

comments


Komentar: 0