28 Mei 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Donald Trump jadi Presiden, Siapa Pemilihnya?


Donald Trump jadi Presiden, Siapa Pemilihnya?
Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat.

KLIKSENDAWAR.COM- Terpilihnya Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat membuat masyarakat Amerika di Indonesia memprediksi kelanjutan wacana 'pencekalan' terhadap umat islam untuk masuk ke dalam negara tersebut. Lalu siapa sebenarnya pemilih Donald Trump?

Selama masa kampanye, berbagai jajak pendapat menyiratkan bahwa sebagian besar sokongan kepada Trump berasal dari kalangan pria dan kulit putih.

Hal itu kembali ditunjukkan seusai pemungutan suara pada pilpres AS, sebagaimana tertera dalam hasil jajak pendapat Edison Research for the National Election Pool, yang merupakan konsorsium ABC News, kantor berita Associated Press, CBS News, Fox News, dan NBC News.

Hasil survei itu memperlihatkan bahwa 53 persen pria mendukung Trump, sedangkan 41 persen menyokong Clinton. Persentase tersebut berbanding terbalik saat jajak pendapat melakoni survei terhadap kaum perempuan.

Di ranah ras, Trump memperoleh dukungan 58 persen warga kulit putih. Di lain pihak, Clinton dipilih 37 persen warga kulit putih. Makna perolehan ini cukup signifikan mengingat 70 persen para pemilih adalah warga kulit putih. Secara khusus, 53 persen perempuan kulit putih mendukung Trump, sedangkan 43 persen memilih Clinton.

Situasi berbeda tampak ketika melihat sokongan warga kulit hitam kepada kedua kandidat. Clinton justru mendulang perolehan suara mayoritas sebesar 88 persen, sedangkan Trump 8 persen. Di kalangan warga Hispanik, 65 persen mendukung Clinton dan 29 persen menyokong Trump.

Meski demikian, perolehan suara warga Hispanik untuk Trump lebih besar ketimbang kandidat presiden AS dari Partai Republik pada pilpres 2012 lalu, Mitt Romney (29 persen). Padahal, Trump telah mengeluarkan komentar kontroversial tentang Meksiko dan memiliki wacana untuk membuat tembok perbatasan antara AS dan Meksiko.



Reporter : Said Omar Nagata    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0