21 Agustus 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

HUT Ke-60, Pemprov Kaltim Beri Penghargaan Hamengkubuwono X


HUT Ke-60, Pemprov Kaltim Beri Penghargaan Hamengkubuwono X
Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak menyerahkan langsung penghargaan Tokoh Pemersatu Bangsa kepada Sri Sultan Hamengkubuwono X, Selasa 10 Januari 2017 (Foto: Dokumentasi)

KLIKSENDAWAR.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) menyerahkan penghargaan kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, sebagai Tokoh Pemersatu Bangsa. Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak menyerahkan langsung penghargaan tersebut pada puncak peringatan Hari Jadi Ke- 60 Provinsi Kalimantan Timur di GOR Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa 10 Januari 2017.

Penyerahan penghargaan kepada Sri Sultan Hamengku Buwono X disaksikan oleh permaisuri GKR Hemas, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, dr Andung Prihadi Santoso MKes, dan Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Drs Umar Proyono MPd dan jajaran Forkompimda Provinsi Kalimantan Timur, yang terdiri atas PNS, TNI, Polri, mahasiswa, pelajar, pramuka, dan ormas.

Selain itu, Gubernur DIY beserta Permaisuri GKR Hemas, memeriahkan HUT Provinsi Kalimantan Timur, turun ke lapangan turut menari massal bersama warga Kalimantan Timur, dalam rangka memecahkan rekor Muri menari bersama 4.160 peserta dan memeragakan tari Jepen.

Keikutsertaan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan permaisuri menari tari Jepen, mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kaltim. Bahkan, warga bersorak gembira sambil tepuk tangan setelah melihat Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Permaisuri GKR Hemas turut menari.

Sri Sultan juga menghadiri rangkaian kegiatan. Antara lain, acara pembacaan ikrar Pengukuhan DPP Ikapakarti (Ikatan Paguyuban Keluarga Jawi) Kalimantan Timur.

Pembacaan ikrar disampaikan di hadapan Gubernur Kalimantan Timur, Faroek Ishak, di halaman GOR Sempaja Samarinda, Kaltim. Ikapakarti adalah organisasi orang-orang Jawa yang bermukim di Kaltim, mulai dari barat (Brebes) sampai ujung timur Pulau Jawa (Banyuwangi), yang netral dan tidak berpolitik, serta siap mempertahankan budaya Jawa dari daerah masing-masing.

Usai upacara dilanjutkan pergelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Entus Susmono yang juga Bupati Tegal, dengan lakon ‘’Lahire Bimo Seno’’. Setelah itu, Minggu 8 Januari 2017, Gubernur DIY bersilaturahmi dengan warga eks-transmigran yang berasal dari DIY di Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai, Kartanegara (Kukar), Kaltim.

Dalam kunjungan itu, orang nomor satu di Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat disambut hangat oleh transmigrasi asal Yogyakarta. Sri Sultan Hamengku Buwono X berpesan agar apa yang telah didapat bisa dikelola dengan baik. Artinya, bukan tidak mau membantu sesama, tapi penggunaan uang semua harus diperhitungkan.

Hal itu disampaikan karena Sultan melihat kemajuan ekonomi dan kesejahteraan mereka setelah hidup di tanah rantau. Gubernur DIY dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIYmemberikan bantuan bibit padi unggul untuk dikembangkan warga transmigran dari DIY. (*)

Reporter : Maggie Aksan    Editor : Juna Basir



Comments

comments


Komentar: 0