17 Oktober 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Gading Gajah Diselundupkan untuk Hantaran Nikah


Gading Gajah Diselundupkan untuk Hantaran Nikah
Tersangka MRA yang ditangkap petugas saat membawa 5 batang gading gajah di Nunukan Kalimantan Utara (Foto:Ist)

KLIKSENDAWAR.COM - Jika pada umumnya para pengantin mencari mahar nikah menggunakan barang-barang yang mudah didapatkan dan tidak melawan hukum, berbeda dengan gadis satu ini.

Dialah MRA (37) warga Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Wanita asal Lombok, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini nekat menyelundupkan 5 batang gading gajah asal Malaysia ke Indonesia.

Alasannya, gading gajah ini akan digunakan untuk mahar nikah orang tuanya. Dilihat dari bentuk gading yang didapat, petugas menduga penjual gading ini sebelumnya telah membunuh gajahnya.

Gadingnya sendiri terdapat bekas sabetan benda tajam. Bahkan salah satu gading dalam kondisi rusak.

Meski berwarga negara Indonesia, MRA bersuamikan warga negara asing (WNA). Sebelumnya, MRA lama tinggal di Kinabalu, Malaysia.

Penangkapan terhadap MRA dilakukan Rabu malam, 3 Mei 2017 di Pelabuhan Tunontaqa. Saat itu, MRA hendak masuk ke Nunukan, melalui Tawau, Sabah, Malaysia.

Meski mengaku gading tersebut merupakan mahar nikah orang tuanya, petugas menduga kelima gading gajah itu hendak diselundupkan ke Indonesia. Selisih harga yang mencapai dua ratus juta menjadi usaha yang menggiurkan.

Menurut Kepala Seksi Penindakan Balai Gakkum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) Wilayah Kalimantan, Taqiudin, gading gajah tersebut kan dipergunakan sebagai hantaran nikah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Ini dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mahar dari barang hantaran nikah di Nusa Tenggara Timur yang membuat permintaan daging gajah itu cukup tinggi. Kalau di sana, sampai tingkat penampung saja, kalau tingkat obrolan di NTT, gading gajah ini diperkirakan Rp300 juta," ujar Taqiudin, Selasa 9 Mei 2017.(*)

Reporter : Man    Editor : Juna Basir



Comments

comments


Komentar: 0