25 Juni 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Harga Karet Anjlok di Kubar, Ini Solusi Diberikan Hetifah


Harga Karet Anjlok di Kubar, Ini Solusi Diberikan Hetifah
Hetifah Sjaifudian, Anggota DPR RI Dapil Kaltim Kaltara.

KLIKSENDAWAR.COM- Kutai Barat sebagai kabupaten penghasil karet terbesar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sedang dirundung masalah. Kabupaten yang memiliki perkebunan karet seluas 42.259 hekatre ini tengah mengalami permasalahan serius terkait anjloknya harga karet.

Petani karet harus menerima kenyataan pahit anjlognya harga karet dari semula harganya dari Rp 10.000/kg pada tahun 2013 lalu, harus turun hingga saat ini menjadi 5.000/Kg. Bahkan, diperkirakan harga karet akan terus menurun.

Kondisi tersebut menyebabkan banyak petani karet mengeluh karena tidak cukup dalam memenuhi kebutuhan hariannya.

Selain menghadapi harga yang anjlok, petani karet juga dihadapkan pada harga kebutuhan pokok yang meningkat, serta tidak sebandingnya penghasilan dan pengeluaran para petani yang mengandalkan harga karet untuk memenuhi kebutuhannya.

Ada beberapa penyebab penurunan harga karet. Pertama, karena adanya permainan harga dari tengkulak dan pabrik yang berlokasi di Mojokerto dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kedua, pabrik beralasan bahwa turunya harga karet dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global terutama harga minyak.

Menanggapi masalah tersebut, Hetifah Sjaifudian, Anggota DPR RI Dapil Kaltim Kaltara, yang mendapatkan keluhan terkait menurunnya harga karet tersebut memberikan pandangan bahwa situasi ini sangat pelik jadi memerlukan solusi segera.

"Perlu ada solusi segera yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang agar masalah yang dihadapi petani tidak terlalu berat" ujarnya di Senayan, Jakarta pada Selasa, 10 Mei 2016.



Reporter : Dwi Hendro | Klik Samarinda    Editor : Juna Basir



Comments

comments


Komentar: 0