12 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Rp 117,71 Miliar Dana Desa Siap Dikucurkan ke Kubar


Rp 117,71 Miliar Dana Desa Siap Dikucurkan ke Kubar
Akses jalan menuju Desa Tanjung Soke, Kecamatan Bongan, Kutai Barat yang masih sulit ditempuh.

KLIKSENDAWAR.COM- Tahun ini, Kalimantan Timur (Kaltim) mendapatkan alokasi Dana Desa hingga Rp 540 miliar. Jumlah itu melonjak 124 persen dibanding pada 2015 hanya mendapatkan Rp 240 miliar.

Dengan tujuh kabupaten, saat ini Kaltim memiliki 836 desa. Sebanyak 196 desa atau 23 persen masuk dalam kategori desa tertinggal, 619 desa 74 persen dalam kategori desa berkembang dan 21 desa 3 persen kategori desa mandiri.

Alokasi Dana Desa terbesar ada di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan besaran Rp 122,19 miliar yang dibagikan kepada 193 desa. Kemudian Kabupaten Kutai Barat mendapatkan Rp 117,71 miliar untuk membangun 190 desa.

Kabupaten Mahakam Ulu yang berbatasan dengan negara bagian Sarawak, Malaysia, mendapat alokasi Rp 35,9 miliar untuk 50 desa. Kabupaten Penajam Paser Utara di selatan yang hanya memiliki 30 desa mendapat Rp 21,63 miliar. Pada April lalu telah dicairkan untuk setiap desa 60 persen dari jatahnya.

"Pencairan tahap kedua dilakukan Agustus nanti," imbuh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim, Mohammad Jauhar Effendi.

Pemprov Kaltim menambah lagi dana tersebut sebesar Rp 130 juta untuk desa tertinggal dan desa yang berprestasi. Di seluruh Kaltim ada 100 desa yang menerima dana tambahan Rp 130 juta ini. "Anggaran kita masih terbatas untuk 100 desa itu," kata Jauhar lagi.

Di sisi lain, Kepala BPMPD juga meminta pemerintah pusat tidak dulu mengubah peraturan pengelolaan keuangan Dana Desa agar penyaluran dana lebih cepat tanpa terhambat waktu sosialisasi petunjuk teknis dan pelaksanaanya.

Menurut Jauhar, selama ini para petugas yang bekerja dengannya mengeluhkan perubahan yang sudah berubah lagi mengenai tata pelaksanaan pengelolaan desa, padahal para petugas baru saja selesai mengikuti sosialisasi petunjuk dan pelaksanaan teknis.

Apalagi, menurut Jauhar, rata-rata desa dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk dapat menerima transfer Dana Desa dari rekening pemerintah. Desa sudah dapat menyerahkan laporan rencana pembangunan jangka menengah desa, rencana kerja pembangunan daerah desa, dan anggaran pendapatan dan belanja desa.

"Tahun ini untuk tahap pertama sudah turun pada Maret kemarin, kecuali desa-desa di Kabupaten Mahakam Ulu karena laporannya belum selesai. Mahakam Ulu terkendala karena jaraknya yang jauh," tukas Jauhar. (*)

Reporter : Inara Dafina    Editor : Juna Basir



Comments

comments


Komentar: 0