12 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Laporan OPD Dievaluasi, Yapan: Jadi Bahan Pertanggungjawaban


Laporan OPD Dievaluasi, Yapan: Jadi Bahan Pertanggungjawaban

KLIKSENDAWAR.COM- Bupati Kutai Barat (Kubar) FX Yapan memimpin rapat koordinasi (rakor) dengan seluruh pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemkab Kubar. Kegiatan berlangsung di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat Kantor Bupati Kubar, Selasa (31/10/2017).

Hal ini dilakukan untuk melakukan evaluasi, sekaligus untuk meningkatkan frekuensi kinerja terhadap kegiatan dan administrasi. Sehingga bisa diselesaikan secara maksimal oleh semua organisasi perangkat daerah (OPD).

“Perlu diingat bahwa sekarang sudah memasuki akhir tahun. Jadi laporan dari setiap perangkat sangat diperlukan. Laporan itu nantinya diperlukan sebagai bahan pertanggungjawaban akhir pemerintah kepada DPRD Kubar,” katanya.

Hadir pada rakor tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Edyanto Arkan, Sekretaris Kabupaten Yacob Tullur, dan Asisten III. Bupati Yapan selanjutnya menambahkan, selain sebagai bahan laporan pertanggungjawaban akhir pemerintah kepada DPRD, laporan dari setiap perangkat daerah pun akan digunakan sebagai bahan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang masuk pada Juni 2018.

“Saat ini Kubar mendapatkan opini WTP (wajar tanpa pengecualian, Red), dengan opini tersebut kita boleh bangga, namun jangan merasa puas dulu. Sebaliknya, mulai saat ini setiap laporan perlu dilakukan evaluasi,” katanya.

Dengan evaluasi yang dilakukan, akan dapat diketahui laporan yang belum maksimal. “Dengan demikian kita bisa bersama-sama mencari jalan keluar untuk meningkatkan kinerja yang belum maksimal, itulah tujuan dilaksanakannya rakor dan evaluasi kinerja PD dan aparatur,” terangnya.

Bupati Yapan juga meminta pemerintah kampung dan kecamatan harus membuat data pembangunan yang memuat profil kondisi, dan kebutuhan infrastruktur jalan atau jembatan. Data tersebut kemudian diserahkan kepada pemerintah dan DPRD. Dengan data tersebut pemerintah bersama DPRD bisa menganggarkan serta mengetahui apa saja prioritas pembangunan di setiap kampung sesuai data yang ada.

“Pemerintah bersama DPRD membutuhkan database pembangunan dari setiap kampung, sehingga kita mengetahui setiap persentase pembangunan setiap tahun. Dengan data itu, selanjutnya membuat pemetaan pemerataan pembangunan, sehingga dengan evaluasi semacam ini kita mengetahui apakah kegiatan yang ada sudah sesuai dengan target RPJMD atau belum. Oleh sebab itu, data dari kepala kampung sangat penting,” tambah Yapan.

Bupati melanjutkan, program Pemkab Kubar adalah 80 persen target pada program, peningkatan badan jalan, khususnya jalan poros, untuk gang dan jalan kampung bisa dibangun menggunakan dana desa (DD).

“Pembangunan menggunakan dana desa juga harus menjadi kegiatan prioritas. Oleh sebab itu, sebelum membangun menggunakan DD harus ada perencanaan yang tepat sehingga menghasilkan output yang memang diperlukan seluruh masyarakat,” tambahnya. (hms10)

Reporter :     Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0