23 April 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Gubernur Awang: 1 Juni, Lokalisasi Jaras Harus Tutup!


Gubernur Awang: 1 Juni, Lokalisasi Jaras Harus Tutup!
Ilustrasi.

KLIKSENDAWAR.COM- Penutupan lokalisasi yang masih beroperasi di Kalimantan Timur (Kaltim) dilakukan secara serentak 1 Juni 2016 nanti. Hal ini terungkap berdasar kesepakatan seluruh kabupaten/kota di Bumi Etam dari hasil rapat koordinasi, Selasa, 10 Mei 2016 di Samarinda.

Semua lokalisasi bakal ditutup tanpa terkecuali. Termasuk Lokalisasi Jaras, Muara Barong, Jabuk, Kajuq, Lotaq dan Muara Tae di Kutai Barat, serta lokalisasi dan lokasi prostitusi lainnya yang cukup dikenal oleh masyarakat Kaltim.

Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak pun sudah merestui. Bahkan, sebelum 2018 semua tempat praktik haram tersebut bakal ditutup. Penutupan serentak ini, kata Gubernur Awang, meminimalisir agar tak terjadi gelombang perpindahan para pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi kabupaten/kota.

“Sebelum 2018 sudah tidak ada lokalisasi, kita akan tutup serentak 1 Juni nanti. Para PSK tidak bisa pindah ke kota/kabupaten lain, makanya kita tutup serentak,” jelas Gubernur Awang.

Usai penutupan lokalisasi, selanjutnya Pemprov Kaltim bakal memulangkan para penjaja seks tersebut ke daerahnya masing-masing. Sementara, bagi PSK asal Kaltim akan mendapatkan pembinaan keterampilan untuk peningkatan kualitas diri.

Demi menghindari tindakan anarkis saat penutupan, Pemprov Kaltim pun sudah bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota di Kaltim, TNI dan Polri, hingga tokoh masyarakat. Hal ini pun dituangkan dalam sebuah kesepakatan yang ditandatangani bersama.

Pemprov Kaltim pun lanjut Gubernur Awang sudah mulai koordinasi, sosialisasi, memberikan bantuan bimbingan social, pembekalan keterampilan, pendampingan, pemberdayaan masyarakat di area lokalisasi, bantuan sosial untuk germo dan muncikari dan melakukan refungsi lokalisasi, serta tetap menjaga ketertiban dan keamanan. (*)

Reporter : Juna Basir    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0