12 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Tujuh Pengguna Narkoba Ditangkap di Pasar Segiri Samarinda


Tujuh Pengguna Narkoba Ditangkap di Pasar Segiri Samarinda
Para pengguna narkoba digiring ke Kantor BNN Provinsi Kaltim usai terjaring penangkapan Senin 27 November 2017

KLIKSENDAWAR.COM - Tim gabungan Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Kaltim, BNNK Samarinda, dan Polresta Samarinda melakukan operasi bersinar di tempat-tempat rawan peredaran narkotika. Operasi kali ini berlangsung di Pasar Segiri, Senin sore 27 November 2017.

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan menemukan salah satu rumah yang diduga menjadi tempat (loket) jual-beli narkotika. Dari penggerebekan tersebut petugas menemukan barang bukti sabu sabu, sendok penakar, satu bundel plastik pembungkus, alat isap (bong) timbangan.

Petugas gabungan juga mengamankan 7 orang yang diduga sebagai pembeli barang haran tersebut. Mereka adalah Agus Setiawan, warga Jalan Kapten Tendean Gang Batu Sahasa 3, RT 004, Kelurahan Bontang Kuala, Kecamatan Bontang Utara, kota Bontang.

Petugas juga menangkap Muhamad Yusuf Zainal warga Jalan Biawan Gang 2 Nomor 96 RT 010, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Ektrianto Putra, warga Jalan Pasundan Gang 1, Nomor 245 RT 029, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu.

Empat orang lainnya adalah Ahmad Maulana, warga Jalan Patimura Gang Langgar, Tenggarong, Rezkhi Anugrah, warga Pasar Segiri, Lamin warga Kutai Barat, dan Wahyudi alias Podang, seorang tukang potong ayam di Pasar Segiri, Samarinda.

Ketujuh orang yang ditangkap tim gabungan kemudian menjalani tes urine. Hasilnya, urine mereka positif mengandung narkotika jenis sabu-sabu.

Tim gabungan juga mengamankan barang bukti berupa 3 (tiga) paket narkotika jenis sabu-sabu 1,17 gram/brutto, 3 (tiga) kantong plastik besar isi plastik klip kecil, 1 (satu) bong , 3 (tiga) Pipet kaca, 11 (sebelas) sendok takar, timbangan digital, nomor antrian Loket Pembelian, 1 (satu) cutter, 1 (satu) bell alarm.

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kalimantan Timur AKBP Halomoan Tampubolon berujar, informasi masyarakat menjadi acuan penggerebekan ini. Lokasi ini memang kerap ditindak. Begitu sulitnya lokasi karena ketatnya pengawasan bandar sabu.

"Ada 7 orang yang datang ke sana, mau beli narkoba, kita amankan. Kita juga amankan beberapa poket sabu. Juga ada peralatan timbangan, dan bungkus plastik kecil untuk membungkus sabu," kata Tampubolon,

Untuk kepentingan pemeriksaan ketujuh terduga dibawa ke BNNP Kaltim untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan. (*)

Reporter : Afwan Zaid    Editor : Revo Adi Merta



Comments

comments


Komentar: 0