12 Desember 2017

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Kuatkan Pemahaman, Bupati Yapan Apresiasi Pembelajaran Etika Politik Masyarakat


Kuatkan Pemahaman, Bupati Yapan Apresiasi Pembelajaran Etika Politik Masyarakat
Pembukaan kegiatan Pembelajaran politik Kesbangpol Kutai Barat (Foto: Avrand)

KLIKSENDAWAR.COM - Bupati Kutai Barat FX Yapan, mengapresiasi kegiatan pembelajaran politik praktis serta etika dan budaya politik bagi masyarakat, yang digelar Badan Kesbangpol Kubar. Bertempat di Ruang Rapat Lantai II Kantor BP3D, Selasa (28/11).

Menurut Bupati, kegiatan seperti ini sangat penting dilaksanakan, mengingat politik dianggap sebagian orang masyarakat merupapan hal yang kejam dan sarat dengan kepentingan. Sehingga, berimbas pada keikutsertaan dan partisipasi masyarakat menggunakan hak pilih saat pemilu, yang kian rendah.

Padahal, politik menurutnya merupakan perpaduan seni dan strategi, guna mencapai tujuan bersama untuk kepentingan masyarakat. Dan melalui kegiatan seperti inilah, diharap mampu memberikan pemahaman yang lebih konkret kepada masyarakat, akan pentingnya pembelajaran politik.

Dijelaskan Bupati, politik praktis memiliki empat kriteria yang tidak dapat terpisahkan. Mulai dari ilmu, teori, logika, dan etika. Sementara Ilmu tertinggi dalam politik adalah komunikasi, yang juga memiliki beberapa makna. Salah satunya, komunikasi untuk hidup dan bersosialisasi, komunikasi sebagai sarana mencapai tujuan, serta komunikasi yang dapat diolah sebagai sebuah kebijakan.

'Itulah kunci sukses komunikasi dalam berpolitik. Dan materi ini sangat penting dipahami, guna menguatkan pemahaman dan kesadaran kita untuk berpartisipasi dan mendukung tumbuh kembang kehidupan politik di Kubar ini," ungkap Bupati.

Sementara Kepala Badan Kesbangpol Kubar, Hermanuddin, mengatakan kegiatan diikuti sekira 75 peserta dari berbagai unsur. Baik perwakilan masyarakat, mahasiswa, siswa, dan pihak terkait dalam Pemilu serta organisasi kemasyarakatan.

Kegiatan ini sebagai sarana koordinasi bagi seluruh pihak, untuk bersama mensukseskan agenda demokrasi di Kalimantan Timur, khususnya Kutai Barat. Sekaligus menginventarisir berbagai masukan dan permasalahan, yang timbul saat persiapan hingga pelaksanaan.

"Kegiatan ini kami laksanakan sebagai upaya menghadapi Pilgub Kaltim, legislatif, hingga Pilpres. Terutama untuk pemahaman dalam mengukur partisipasi pemilih. Dan targetnya tingkat pasrtisipasi masyarakat nantinya mampu capai 77,5 persen, dari sebelumnya 60 persen," ujarnya.

Salah satu peserta Melta Kristina (17), Siswi SMA Negeri 2 Sendawar mengaku tertarik dengan pembahasan materi politik melalui kegiatan ini. Utamanya dalam menambah wawasan terkait pemilu, karena ia akan memberikan hak pilihnya untuk pertama kali pada Pilgub Kaltim 2018 mendatang.

"Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada kita cara berpolitik yang baik, serta bagaimana memilih calon potensial yang akan maju," tuturnya.(*)

Reporter : Avrand Wijaya    Editor : Revo Adi Merta



Comments

comments


Komentar: 0